Jumat, 17 April 2020

Pekanbaru Zona Merah Covid-19, Masyarakat harus Lebih Waspada


                                      Data pasien corona di Dinkes Pekanbaru, Kamis (2/4/2020).

ODP Meningkat Signifikan di Tiap Kecamatan, Dinkes Pekanbaru Sebut Ada Pergerakan Warga dari Zona Merah Corona'Para perantau, baik dari Malaysia maupun pulau Jawa, mulai berdatangan ke Kota Pekanbaru menjelang Ramadan. Hal ini mengakibatkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), dan pasien positif virus corona makin bertambah. 

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru Dokter Zaini Rizaldy melaporkan rincian pasien dan suspect corona, Jumat (3/4/2020). Berdasarkan data, Kamis (2/4/2020) pukul 18.10 WIB, jumlah ODP yang dipantau sebanyak 885 orang. 

ODP yang selesai dalam pemantauan sebanyak 31 orang. Total ODP sebanyak 916 orang. 

PDP yang masih dirawat 40 orang. PDP yang sudah pulang dan sehat 13 orang.

Sedangkan PDP yang meninggal dunia 1 orang. Total PDP sebanyak 54 orang.

Pasien positif corona 4 orang. Sedangkan pasien positif corona yang telah lama menjalani perawatan dan sembuh 1 orang. 

Pasien positif corona yang sedang menjalani perawatan 3 orang. Total seluruh pasien baik yang positif, ODP dan PDP yang masih dirawat maupun yang sudah pulang sebanyak 974 orang.

Dinkes Pekanbaru juga merinci para pasien tersebut di setiap kecamatan. Kecamatan Tampan memiliki 161 ODP, 15 PDP, dan 2 orang positif corona.

Kecamatan Tenayan Raya 104 ODP, 7 PDP, dan 1 orang positif corona. Kecamatan Marpoyan Damai 95 ODP dan 8 PDP.

Satu orang sebelumnya positif di Kecamatan Bukit Raya sudah sembuh. Sementara itu, ODP di Kecamatan Bukit Raya 96 orang dan PDP 5 orang.

Kecamatan Payung Sekaki 45 ODP. Sedangkan PDP 7 orang.

Kecamatan Rumbai Pesisir 50 ODP. Sedangkan PDP 1 orang.

Kecamatan Sukajadi 46 ODP. Sedangkan PDP 2 orang.

Kecamatan Rumbai 38 ODP. Sedangkan PDP 2 orang.

Kecamatan Limapuluh 313 ODP. Kecamatan Pekanbaru Kota 31 ODP. 
Kecamatan Sail 27 ODP. Sedangkan PDP 2 orang. Kecamatan Senapelan 26 ODP dan PDP 2 orang.

Dari segi umur, ODP di atas umur 65 sebanyak 15 orang. Sedangkan PDP 2 orang. 

Usia 46 hingga 65 tahun ada 159 ODP, 15 PDP, dan 2 positif corona. Usia antara 26 hingga 45 tahun ada 332 ODP dan 15 PDP serta 2 orang kasus positif corona. 

Usia antara 12 hingga 25 tahun ada 385 ODP dan 18 PDP. Usia 5 hingga 11 tahun ada 1 ODP dan 2 PDP. Usia antara 0-5 tahun (balita) ada 14 ODP dan 2 PDP.

"Ada penambahan yang cukup tinggi untuk jumlah ODP. Jumlah ini berasal dari pendatang yang masuk ke Kota Pekanbaru dari zona merah pandemi corona seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung," ungkap Dokter Zaini.

Melihat kenaikan ODP dan PDP yang signifikan, maka warga Pekanbaru diminta mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Social distancing (jaga jarak) dan physical distancing (hindari kontak fisik) ini memang dilaksanakan dengan disiplin. Karena, hal-hal seperti iyang bisa menekan penularan virus corona.

"Kalau tidak diikuti, tidak menutup kemungkinan Pekanbaru akan sama seperti Jakarta," sebut Dokter Zaini.

Sumber Berita:
https://www.riau1.com/berita/pekanbaru/1585888387-odp-meningkat-signifikan-di-tiap-kecamatan-dinkes-pekanbaru-sebut-ada-pergerakan-warga-dari-zona-merah-corona

Tidak ada komentar:

Posting Komentar