Senin, 11 Juli 2022

HATI - HARTI TERHADAP PIHAK KE 3 TERHADAP HUBUNGAN ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA

   


Sebagai tetangga, hubungan Indonesia dan Malaysia memang sering naik turun, bahkan sering tegang. Namun, diharapkan Indonesia dan Malaysia tidak terpancing oleh pihak ketiga, yang mengambil keuntungan, atas konflik yang lebih dalam seperti open fire atau perang. Sebab, pihak ketiga secara terus menerus melakukan test case kepada Indonesia dan negara tetangga untuk terlibat konflik lebih jauh.


"Dari zaman SBY sampai sekarang masih ada saja pihak ketiga yang ingin RI-Malaysia dibenturkan. Indikasi ini sudah ada, mereka ingin mencari keuntungan secara ekonomi yang akan diambil. Pihak ketiga ini memang tak muncul dipermukaan, tapi kalau terjadi benturan, mereka pasti tertawa,"  Kata Pengamat Politik Eddy Kurniawan S.Sos


Sepandai-pandainya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga'  Nanti akan terkuak sendiri. Nanti akan nampak bahwa ini ada upaya-upaya untuk membenturkan kedua negara. 

Hati-hati Bro pihak ketiga ini merupakan kelompok baik dalam dan luar negeri yang memang memiliki power atau kekuatan yang tidak sembarangan. Targetnya agar terjadi perang saudara dan kehancuran di kedua belah pihak agar menjadi semakin lemah baik pertahanan maupun dari segi ekonomi. Dimedia masa sudah banyak beredar video dari kelompok pemecah ini.


Justru seharusnya kita sebaiknya makin erat kerjasamanya bahkan bisa saja bisa bergabung menjadi kekuatan besar di asia , wah alangkan kuatnya bila bersatu padu dan semakin di pertimbangankan kekuatan pertahanan dan ekonomi di ASIA maupun Dunia.

Sumber:
https://news.detik.com/berita/d-1438251/ada-pihak-ketiga-pancing-indonesia-malaysia-perang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar