سْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Tempatnya Saling Nasehat Menasehati Dalam Kebaikan

“Demi masa(Waktu).”, “Sungguh manusia itu benar-benar berada dalam keadaan yang merugi,” “kecuali mereka yang beriman dan selalu mengerjakan amal kebajikan serta saliang nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati agar bersabar”.

Tempatnya Saling Nasehat Menasehati Dalam Kebaikan

“Demi masa(Waktu).”, “Sungguh manusia itu benar-benar berada dalam keadaan yang merugi,” “kecuali mereka yang beriman dan selalu mengerjakan amal kebajikan serta saliang nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati agar bersabar”.

Tempatnya Saling Nasehat Menasehati Dalam Kebaikan

“Demi masa(Waktu).”, “Sungguh manusia itu benar-benar berada dalam keadaan yang merugi,” “kecuali mereka yang beriman dan selalu mengerjakan amal kebajikan serta saliang nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati agar bersabar”.

Tempatnya Saling Nasehat Menasehati Dalam Kebaikan

“Demi masa(Waktu).”, “Sungguh manusia itu benar-benar berada dalam keadaan yang merugi,” “kecuali mereka yang beriman dan selalu mengerjakan amal kebajikan serta saliang nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati agar bersabar”.

Tempatnya Saling Nasehat Menasehati Dalam Kebaikan

“Demi masa(Waktu).”, “Sungguh manusia itu benar-benar berada dalam keadaan yang merugi,” “kecuali mereka yang beriman dan selalu mengerjakan amal kebajikan serta saliang nasehat menasehati dalam kebenaran dan nasehat menasehati agar bersabar”.

Kamis, 14 Mei 2020

Sering Dikaitkan Sebagai Tanaman Pengobatan Sihir, Sejumlah Manfaat dan Khasiat Daun Bidara Ternyata Luar Biasa, Seperti yang Dijelaskan Dalam Al Quran


Tahukah Anda, ternyata daun bidara merupakan salah satu jenis tanaman yang berkhasiat. Di Indonesia, khususnya muslim, daun bidara dikenal sebagai tanaman yang ampuh dan berkhasiat mengusir sihir dan jin.Hal itu diyakini karena daun bidara kerap digunakan untuk pengobatan, ruqyah, termasuk pengobatan sihir.

Dilansir dari Banjarmasinpost, Ibnu Katsir menafsirkan surat Al Baqarah ayat 102.
Tafsiran ayat tersebut bagaimana fitnah syetan kepada Nabi Sulaiman menyebutkan disarankan untuk mengobati sihir digunakan 7 helai daun bidara. Kemudian 7 helai daun bidara itu ditumbuk halus, dicampurkan dengan air. Lalu air tersebut dibacakan ayat kursi, surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Kafirun dan surat lainnya.

Terlepas dari perkara diatas yang belum diketahui dalil dasarnya.Keberadaan luar biasa manfaat dan khasiat daun bidara sudah diketahui dan dipergunakan Rasulullah SAW.Namun penggunaan daun bidara dimanfaatkan Rasulullah itu untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang sulit dihilangkan. Seperti memandaikan jenazah atau membersihkan darah sisa haid untuk kalangan hawa.
Dilansir dari konsultasisyariah, diriwayatkan Ketika Zainab, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia.

Saat itu yang bertugas memandikan jenazah adalah Ummu Athiyah radhiyallahu ‘anha. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh Ummu Athiyah,

اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مَنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

“Cuci jenazahnya 3 kali, 5 kali, atau boleh lebih dari itu, jika menurutmu dibutuhkan, dengan air dan daun bidara.” (HR. Bukhari 1253)

Selain digunakan membersihkan sisa darah haid, Rasulullah juga menganjurkan untuk berwudhu dengan air daun bidara, kemudian diguyur ke kepala.

تَأْخُذُ سِدْرَهَا وَمَاءَهَا فَتَوَضَّأُ ثُمَّ تَغْسِلُ رَأْسَهَا

“Wanita itu bisa mengambil daun bidara dicampur air, lalu berwudhu kemudian mencuci kepalanya…” (HR. Abu Daud 314 dan dishahihkan al-Albani)
Anjuran Rasulullah itu diungkapkan Rasulullah menyuruh wanita yang membersihkan sisa darah haid, agar digunakan bidara, dan cara mandi selepas haid.

Rupanya anjuran Rasulullah terkait manfaat dan khasiat daun bidara itu memang benar adanya. Tanaman daun bidara yang memiliki nama latin ziziphus mauritiana ini di dunia medis cukup dikenal di kalangan medis atau kesehatan.

Berikut ini 10 manfaat dan khasiat daun bidara untuk Kesehatan, dilansir dari dokter sehat :
  1. Menjaga Kesehatan Jantung. Dalam dunia Kesehatan, manfaat dan khasiat daun bidara sangat dikenal mampu menjaga kesehatan jantung. Diyakini air rebusan daun bidara cukup efektif mempengaruhi kesehatan jantung.
  2. Mempercepat penyembuhan luka. Kandungan senyawan dalam daun bidara memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Hal itu yang dapat membantu penyembuhan luka lebih cepat. Seperti luka sayatan, lecet atau goresan, bahkan luka bakar.Selain antiinflamasi, daun bidara juga memiliki senyawa glikosida yang mampu mempercepat regenerasi kulit.
  3. Menurunkan kolesterol. Salah satu manfaat dan khasiat daun bidara yang tak boleh terlewat yaitu mujarabnya daun bidara menurunkan kolesterol. Hal itu karena serat yang larut dalam air dari rebusan daun bidara dapat mengikat kolesterol.
  4. Baik untuk sistem pencernaan. Apabila air rebusan daun bidara dikonsumsi secara rutin diyakini baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Hal itu lantaran sifatnya yang mengikat lemak jahat mampu mengeluar berbagai racun dalam pencernaan. Dari proses pengikatan tersebut akan dibuang langsung melalui feses, sehingga pula mencegah terjadinya infeksi atau peradangan pada saluran pencernaan.
  5. Mengobati Wasir. Tak jauh berbeda dari proses melancarkan sistem pencernaan, manfaat dan khasiat daun bidara juga mampu mengobati wasir.
  6. Mengatasi diabetes. Selanjutnya ternyata daun bidara juga memiliki manfaat dan khasiat untuk menurunkan kadar gula darah diabetes.Penderita diabetes disarankan mengonsumsi air rebusan daun bidara.
  7. Menurunkan berat badan. Mengonsumsi daun bidara secara rutin ternyata juga dikalim dapat membantu menurunkan berat badan. Hal itu karena senyawa dalam air daun bidara memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu kandungannya membantu pembakaran lemak.
  8. Mengatasi Jerawat. Selain mengatasi kesehatan dalam tubuh, daun bidara juga mampu mengatasi masalah kesehatan kulit seperti jerawat. Daun bidara bisa dibuat masker. Kandungan dalam daun bidara dapat membantu meremajakan kulit dan melindungi dari sinar UV.
  9. Menghilangkan bakteri. Kandungan dalam daun bidara salah satunya antibakteri dan antiseptik. Hal ini yang menjadi manfaat mujarabnya membersihkan tubuh secara maksimal. Selain itu dengan alasan itu pula daun bidara kerap dijadikan sebagai bahan utama sabun. Adapun daun bidara juga sekaligus mengatasi bakteri di daerah kewanitaan. Bukan cuma daun sirih, daun bidara pun mampu mengatasi masalah keputihan yang dialami wanita.
  10. Merawat Rambut. Penggunaan daun bidara yang diguyurkan ke kepala dianjurkan Rasulullah ternyata berkhasiat merawat rambut. Daun bidara dijadikan air rebusan sebagai hair tonic. Rambut menjadi lebih kuat dan mencegah dari kerusakan dan rambut rontok.

Demikian itulah 10 manfaat dan khasiat daun bidara untuk Kesehatan.

Tanaman daun bidara ini memang dijelaskan dalam Al Quran.Keberadaan daun bidara disebutkan dalam Al-Quran merupakan sumber keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.
Seperti yang terkandung dalam surat As Saba ayat 15-16.

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ

"Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".(QS As Saba:15)

فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ

"Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr/bidara."(QS As Saba:16)

Kemudian disebutkan pula dalam Surat Al- Waqiah ayat 28, sebagai berikut.
"Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak.” (Q.S Al- Waqiah:28).

Sumber Berita:
https://jabar.tribunnews.com/2019/11/21/disebut-ampuh-obati-penyakit-sihir-ternyata-ini-manfaat-daun-bidara-bagi-kesehatan-anjuran-rasul?page=4

Selasa, 12 Mei 2020

SMART HELMED THERMAL (HELM PENDETEKSI SUHU TUBUH) DIPAKAI POLDA RIAU

Smart Helmed Thermal untuk mendeteksi secara dini warga yang terpapar Covid-19.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, helm “robocop” N901 besutan perusahaan yang berbasis di Shenzhen, Cina dirancang untuk mengukur suhu tubuh subjek di tengah kerumunan orang. Alat ini, sebut Sunarto, berbeda dengan drone thermal yang pernah digunakan Polda Riau, beberapa waktu lalu.

Pemanfaatan kemajuan teknologi terus dilakukan Polda Riau dalam membantu pemerintah dalam menangani virus corona (Covid-19). Salah satunya dengan menggunakan smart helmed thermal untuk mendeteksi secara dini warga yang terpapar Covid-19.

"Smart helmed ini lebih spesifik mengidentifikasi suhu panas dari orang secara lebih detail. Selain itu lebih efektif bila dibandingkan dengan pengukuran melalui alat thermoscan maupun thermogun," ungkap Sunarto, Senin (11/5).

Disampaikan perwira berpangkat tiga bunga melati ini, setiap orang yang mengalami demam atau suhu panas dapat diskrining sejauh lima meter dan dapat memindai semua individu di dalam kerumunan dengan keakurasian 100 persen. Kemudian, helm yang terinspirasi dari robocop ini dilengkapi pemindai kode QR dan fitur pengenalan wajah.
"Kaca mata yang terpasang pun menggunakan teknologi augmented reality (AR) dengan berbagai pilihan konektivitas seperti wifi, bluetooth, dan jaringan 5G," imbuhnya.

Lanjut pria yang akrab disapa Narto, pihaknya akan menggunakan helm tersebut untuk mendukung  pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru. Nantinya, sambung mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, setiap anggota Polri yang bertugas di pintu-pintu masuk smart helmed. Sehingga dalam pengecekan terhadap warga yang masuk tanpa harus bersentuhan.

"Helm canggih ini juga dilengkapi dengan alat perekam secara langsung. Rekaman itu dapat digunakan sebagai salah satu alat bukti di pengadilan saat petugas melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar PSBB," terang Sunarto.

Sumber berita:
https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/12/05/2020/231358/polda-riau-gunakan-helm-robocop.html

PT. KIP DAN PT. BMK BERI BANTUAN 258 PAKET SEMBAKO GUNA PENANGGULANGAN DAMPAK VIRUS CORONA - 19 DI KABUPATEN KAMPAR

Gudang posko Penanggulangan Covid-19, yang berada di jalan Alirasyid

Sembako terus mengalir dari perusahan yang ada di kabupaten Kampar. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, perusahaan banyak yang menyumbang Sembako untuk masyarakat melalui pemerintahan kabupaten Kampar. PT. Karya Indorata Persada dan PT. Bumi Mentari Karya termasuk beberapa perusahaaan yang sangat peduli terhadap masyarakat sekitarnya akibat Pandemi Virus Corona - 19 yang sangat dasyat melanda, khususnya wilayah Kampar - Riau

Sumbangan tersebut diberikan dan disimpan digudang posko Penanggulangan Covid-19, yang berada di jalan Alirasyid tepatnya di kantor TAGANA, Hal ini telah di konfirmasi oleh Tim pemantauan BerkasRiau.

“Kami terus berkomitmen membantu pemerintah daerah melawan Covid-19. Melalui bantuan sembako berupa beras untuk mengurangi dampak ekonomi selama pandemic Covid-19 kepada  masyarakat sekitar yang terdampak”  tutur Dede Kurniawan dan Rakhmadsyah selaku KTU dari kedua PT. tersebut.

"Kami berharap bantuan sembako berupa beras ini dapat bermanfaat bagi masyakat yang terdampak pandemi COVID-19. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan semoga wabah ini cepat berlalu dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti biasa tanpa ada rasa cemas”, Ujar A.R. Batubara selaku Manager PT. KIP


Penulis: eka
Sumber berita:
http://berkasriau.com/2020/04/20/data-bantuan-sembako-dan-apd-penanggulangan-covid-19-dari-perusahaan-sementara-ini-kapankah-disalurkan/



Minggu, 10 Mei 2020

Apakah Work From Home Efektif Dilakukan Untuk Kinerja Anda?



Apabila Anda merupakan pegawai yang karena pandemi Covis-19 termasuk yang harus kerja dari rumah, tentu Anda akan sangat mungkin bisa mengatur tentang bagaimana efektifitas kerja dirumah tersebut sesuai dengan kondisi di rumah dan tentunya target kerja yang sduah ditentukan oleh unit kerja masing-masing. Tinjauan terkait hal ini tentu akan memberikan dampak terhadap kondisi sosial yang akan berubah seraca seketika menyesuaikan kondisi WFH yang dilakukan.

Kenapa harus kerja dari rumah? Mungkin, terdapat situasi seperti bencana alam, wabah penyakit atau hal yang berkaitan dengan personal dan atau lingkungan seorang pegawai yang menuntut pegawaimau tidak mau, suka tidak suka harus bekerja dari rumah atau dikenal dengan istilah Work From Home
Artinya dalam kondisi seperti sekarang ini dimana penyebaran virus COVID-19 seolah semakin meluas dan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan, terutama melalui bergerak pulangnya penduduk Kab Kuningan yang berada di rantau. Kondisi ini yang sangat mungkin meningkatkan kasus PDP dan ODP Covid-19 di Kabupaten Kuningan. Dan bagi pegawai efektifitas pemutusan rantai pernyebaran virus tersebut adalah penetapan status  Work From Home.

WFH adalah singkatan dari work from home yang berarti bekerja dari rumah. Secara umum biasanya work from home diartikan dengan cara kerja pegawai yang berada di luar kantor. Entah dari rumah, dari cafe atau restoran sesuai dengan keinginan pegawai. Sistem kerja wfh memang memiliki fleksibilitas yang tinggi. Hal ini guna mendukung keseimbangan pegawai antara pekerjaan dan kehidupan sosial kemasyarakatannya. Tapi nyatanya kini Work From Home telah menjadi sebagian dari solusi efektif karena adanya wabah virus corona. Hal ini jelas sanagat membantu mengurangi peluang/risiko penularan virus corona dan tentunya keselamatan pegawai itu sendiri.

Keuntungan Work From Home

       A.     Menghemat Biaya Pengeluaran bagi Pegawai
Bagi pegawai, kerja dari rumah dapat mejadi perilaku yang sangat efektif untuk efisiensi biaya / pengeluaran konsumsi dan mampu menekan biaya makan dan ongkos transportasi yang harus secara rutin dikeluarkan apabila harus rutin makan diluar dan berangkat ke kantor. Hal jelas akan menjadi sangat berbeda, jika berangkat ke kantor. Walaupun ada penggantian biaya untuk transportasi dan makan dari kantor, hasrat untuk mengkonsumsi makanan di restoran / rumah makan akan membuat membengkaknya biaya yang dikeluarkan menjadi lebih dari budget yang telah ditetapkan.

       B.      Fleksibel
Bekerja dari rumah secara umum mampu membuat pegawairelatif lebih efektif menggunakan waktu kerja dan dapat menentukan sesuai keinginan ingin bekerja pada jam berapa. Hal ini dikarenakan bahwa, setiap orang memiliki jam produktif yang berbeda satu sama lain. Jam kerja tidak lagi terpaku lagi pada sistem jam 8-5 atau 9-6. Posisi duduk, pakaian serta jam makan bisa disesuaikan sesuai kondisi efektifnya.

       C.      Mendekatkan Diri kepada Keluarga
Kerja dari rumah tentu akan sangat menguntungkan seseorang yang telah berkeluarga. Momen ke momen bersama keluarga akan didapatkan seiring waktu berjalan. Meskipun begitu, seorang pegawai tetap harus mampu memberikan batasan yang jelas dan terjadual antara pekerjaan dan keluarga Anda di rumah. Hal ini akan memastikan jadual kinerja yang tetapkan menjadi target dari unit kerja dapat terselesaikan sesuai dengan jadual dan kedekatan antar anggota rumah tangga juga menjadi lebih berkualitas.

Kekurangan Work From Home
Sedangkan work from home juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut ini :

       A.     Terganggu Keluarga
Hal yang menjadi berat adalah apabila kedekatan seorang pegawai dengan keluarganya juga bisa berakhir menjadi gangguan. Hal ini biasanya terjadi karena tidak dipatuhinya agenda jam kerja di rumah yang telah ditetapkan karena justru lebih fokus terhadap keluarga. Terlebih jika Anda telah memiliki berapa orang anak,karena jelas biasanya tidak mungkin mengabaikan mereka begitu saja. Batasan terhadap jam kerja yang tidak dipatuhi membuat akhirnya tidak jarang seorang lebih banyak menghabiskan waktu untuk anak daripada untuk pekerjaan.
Dalam hal ini seorang pegawai yang memeliki anak sedari awal harus menyiapkan bahan untuk tetap dekat dengan keluarga/anak tetapi tetap efektif bekerja. Seperti menyiapkan game yang bersifat educationally untuk anak menjadi sangat efektif menjaga dua konsentrasi tugas antara membimbing anak dan menyelesaikan tugas kantor/ dinas.

       B.      Tidak Teratur  Jam Kerja
Sistem kerja dari rumah memang fleksibel dan dinamis, tapi jika Anda terlalu memfleksibelkan diri unsur dinamisnya yang akan terganggu, batasan jam kerja seperti yang seharusnya malah akan sulit tercapai. Bahkan bukan tidak mungkin targetnya kinerja menjadi sulit tercapai.  Dalam kondisi yang ekstrim maka seorang pegawai bisa saja terlalu mementingkan pekerjaan disemua harinya selama 24/7 atau justru Anda mengabaikan pekerjaan Anda dan menundanya secara terus menerus tanpa batasan yang jelas kapan akan diselesaikan pekerjaan tersebut.
Kalau bukan karena keinginan kuat dari disi sendiri bahwa WFH adalah penyeimbang antara capaian kinerja dan efektifitas pemenuhan kebutuhan waktu untuk keluarga maka seorang pegawai akan terjebak pada sakit sendiri karena terlalu memforsir kemampuan atau bahkan terlalu santai karena longgar dalam hal waktu dan menjadi malas bekerja. Dan ke dua dua nya bukan hal yang baik.

       C.      Kurang Termotivasi
Cara kerja dari rumah yang sendirian ini cenderung mengakibatkan pegawai menjadi tidak termotivasi dan kurang kompetitif.Bagi sebagian orang, melihat cara orang lain bekerja di kantor adalah sebuah motivasi tersendiri. Lingkungan dengan situasi yang kompetitif di kantor juga menjadi acuan bagi sebagian orang untuk terus melangkah lebih maju lagi.

TIPS SOLUTIF AGAR WFH TETAP PRODUKTIF
Tapi, apakah cara agar  WFH dapat membuat Anda tetap produktif? Apakah workload Anda tetap sama seperti Anda bekerja di kantor? Cara untuk tetap memastikan hal-hal tersebut memang berbeda dari satu orang ke orang lainnya. Tapi, ada beberapa hal yang perlu untuk diingat pada setiap pegawai WFH agar tetap fokus dan memisahkan urusan rumah dengan pekerjaan. Namun biasanya pada kenyataannya memang sangat sulit untuk mencapai 100 % focus.

Namun keberhasilan dalam bekerja WFH secara produkti harus di dukung dengan:
  • Miliki Ruang Kerja
  • Kenali Diri Sendiri Agar Aman Tubuh Anda Saat Bekerja
  • Jangan Terganggu dengan Hal Kecil di Rumah
  • Menetapkan Rutinitas, Termasuk Jam Kerja
  • Berpakaian Rapi
  • Dapatkan Peralatan yang Anda Butuhkan (Sarana LaptoP, Wifi)


KESIMPULAN

  •  WFH adalah hanya kondisi yang dimungkinkan apabila terjadi kasus / kejadian luar biasa yang terjadi pada diri dan lingkungan kerja.
  • WFH adalah upaya optimal untuk menghidarkan diri dari bahaya yang lebih besar daripada mendapatkan manfaat yang belum diraih.
  • WFH akan menjadi efektif atau tidak semuannya bergantung pada diri kita sendiri.
  • Cara mengefektifkan WFH (butir 1 s.d. 6) sudah disampaikan pada tulisan ini.
  • Tetap bekerja, tetap semangat dan tetap sukses tentunya dengan WFH


Selamat Bekerja Work From Home, Semoga Pamdemi Covid – 19 dapat segera berakhir……


Penulis : Eka
Sumber Berita:
view-source:https://kuninganmass.com/anything/netizen-mass/work-from-home-efektifkah-untuk-kinerja-anda/



Selasa, 05 Mei 2020

Tiga Pendapat Tentang Dukhan 15 Ramadhan

Ilustrasi dukhan.
Peristiwa dukhan menjadi perbincangan hangat beberapa hari belakangan ini. Bahkan isu tentang dukhan terjadi pada 15 Ramadhan tahun ini telah membuat keresahan di tengah masyarakat. Apakah dukhan benar-benar akan terjadi Ramadhan tahun ini? 
Peneliti Sains Antariksa Lembaga Antariksa Nasional (Lapan) yang juga Ketua Perhimpunan Kebudayaan Islam Indonesia (IIKV) Bern Switzerland, Abdul Rachman membahas seputar kabar akan terjadinya dukhan dalam kajiannya dengan tema "Meteor Jatuh dan Bencana di Bumi: Menyikapi Kabar Terjadinya Dukhan di Ramadhan Tahun Ini", Ahad (3/5)
Abdul Rachman menjelaskan tentang peristiwa dukhan dapat ditemukan dalam Alquran Surat Ad Dukhan ayat 10-11. Allah berfirman: "Maka tunggulah ketika langit membawa kabut yang tampak jelas. Yang meliputi manusia, inilah azab yang pedih". 
Terdapat tiga pendapat tentang dukhan. Dari keterangan beberapa sahabat Nabi, yakni Ali r.a, Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Ibnu Amr dan beberapa lainnya menjelaskan dukhan adalah tanda kiamat yang belum terjadi. Sedang menurut pendapat Ibnu Mas'ud, dukhan adalah khayalan atau ilusi yang menimpa kafir Quraisy karena doa Nabi Muhammad.
Orang kafir Quraisy melihat dukhan atau asap diantara langit dan bumi. Pendapat lainnya dukhan adalah debu yang mengepul ketika Fathul Makkah sehingga menutupi langit. Sementara itu, Abdul menjelaskan banyak juga penjelasan ulama saat ini yang mengaitkan jatuhnya meteor sebagai penyebab terjadinya dukhan. 
Memang, menurut Abdul, terdapat hadits yang menjelaskan tentang dukhan. Hadits ini diriwayatkan Nuaim bin Ahmad dalam Alfitan  dan Alaudin Al Al-Muttaqi Al Hindi dalam kanzul ummal. Namun demikian, hadits tersebut merupakan hadits palsu. 
"Hadits yang dijadikan dalil ini adalah hadits palsu. Jadi meyakini terjadinya dukhan pada Ramadhan tahun ini  berdasarkan dalil agama adalah salah. Karena dalil haditsnya palsu," ujar Abdul.

Sumber berita:
https://republika.co.id/berita/q9v4n5366/tiga-pendapat-tentang-dukhan-15-ramadhan

Selasa, 28 April 2020

Infografis COVID-19 (28 April 2020)

Infografis COVID-19 (28 April 2020)

Sumber Berita:
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-28-april-2020

Minggu, 26 April 2020

Ramadhan di Tengah Wabah Covid-19


TAK terasa kita telah memasuki bulan Sya’ban dan sebentar lagi kita akan kedatangan bulan Ramadhan. Setelah sekian lama berpisah, kini Ramadhan kembali akan hadir di tengah-tengah kita. Bagi seorang muslim, tentu kedatangan bulan Ramadhan akan disambut dengan rasa gembira dan penuh syukur.
Bagi umat Islam, bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu di dunia, bulan penuh rahmat dan ampunan. Bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk kaum muslimin, pembeda antara haq dan bathil serta penjelasan mengenai petunjuk itu sendiri. Ramadhan satu-satunya nama bulan yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an, di dalamnya terdapat malam yang digambarkan lebih baik dari seribu bulan (lailatul qodar). Syahrul adzim mubarak, bulan yang agung dan berlimpah keberkahan, itulah Ramadhan.
Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita melakukan persiapan diri untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan, agar Ramadhan kali ini benar-benar memiliki nilai yang tinggi dan dapat mengantarkan kita menjadi orang yang bertaqwa.
Namun, kegembiraan kita menyambut Ramadhan sepertinya akan membuat muslimin seluruh dunia bakalan bersedih dengan kedatangan tamu yang tidak diundang yang bisa membuat ibadah di bulan Ramadhan ini terganggu dan tidak hanya bulan ramadhan saja yang bakalan terganggu, bahkan beberapa bulan selanjutnya kita akan masih terganggu dengan pendemi ini.
Ya, virus Corona lah yang akan menggangu ibadah bulan ramadhan kita tahun ini, yang mana virus ini telah menjangkiti seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Virus yang berawal dari Kota Wuhan di Provinsi Hubei Cina. Pada 11 Maret 2020, WHO (World Health Organization) mengumumkan sebagai pandemi global. Pemerintah Indonesia juga  meresponnya dengan menyatakan bahwa Indonesia status Bencana Nasional dan kemudian mengeluarkan aturan sosial distancing guna mencegah penularan Virus Covid-19. Dangan diterapkan status Bencana Nasional pemerintah meliburkan sekolah-sekolah dan kampus dengan menggantikan dengan proses belajar sistem daring, dan sejumlah perusahaan dan instansi menugaskan seluruh karyawan untuk bekerja dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Berdasarkan data WHO (World Health Organization) hingga Senin, 20 April 2020 ada jumlah kasus sebanyak 2.394.291 dengan orang yang terinfeksi (2,39 juta). Dari jumlah tersebut, 164.938 orang dilaporkan meninggal dunia, dan 611.880 pasien telah dinyatakan sembuh. ‘’Sedangkan di Indonesia sampai 20 April 2020, tercatat 6.760 kasus sebanyak 590 dinyatakan meninggal dunia dan 747 dinyatakan sembuh,” kata juru bicara pemerintah khusus penanganan covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta .
Hal inilah yang menjadi kabar buruk buat umat Islam di Indonesia maupun di seluruh dunia untuk menjalani ibadah yang khusyuk dan ketenangan di bulan Ramadhaan.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, kita harus menyambut bulan ramadhan yang penuh berkah ini dengat semangat dan berbahagia karena bulan ramadhan inilah bulan yang mana di dalamnya terdapat banyak pahala, yang mana para kaum muslimin berlomba-lomba mencari dan mendapatkan sebanyak-banyaknya pahala.
Oleh karena itu dalam menyambut bulan ramadhan 1441 Hijriah kita dapat menyambutnya dengan dengat semangat. Berikut ini disajikan beberapa ulasannya:
1. Berdoa kepada Allah SWT
Berdoa merupakan suatu hal yang harus di lakukan oleh seruh manusia untuk meminta pertolongan pada Allah SWT. Maksud disini yaitu kita memohon pada Allah agar kita dapat di berikan umur panjang dan rezeki yang melimpah. Dan yang paling penting doa yang kita minta pada Allah adalah doa agar semoga pandemi Covid-19 di indonesia bisa hilang dengan cepat agar kita bisa menjalankan ibadah ramadahan dengan baik.
2. Menuntaskan puasa tahun lalu
Sudah seharusnya kita mengqadha puasa sesegera mungkin sebelum datang Ramadhan berikutnya. Namun kalau seseorang mempunyai kesibukan atau halangan tertentu untuk mengqadhanya seperti seorang ibu yang sibuk menyusui anaknya, maka hendaklah ia menuntaskan hutang puasa tahun lalu pada bulan Sya’ban.
3. Mempersiapkan fisik
Fisik yang kuat dan sehat dibutuhkan untuk menghindari infeksi Virus Corona. Selain itu, dibutuhkan juga agar kuat untuk menahan diri dari makan dan minum, serta hawa nafsu selama satu hari penuh. Supaya puasa Ramadhan terus lancar di tengah pandemi Covid-19, lakukanlah olahraga rutin secara teratur dan makan makanan bernilai gizi tinggi.
4. Membersihkan Rumah
Ada kemungkinan selama Ramadhan di tahun 2020 ini, seluruh kegiatan ibadah akan dilakukan di dalam rumah untuk menekan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. Oleh karena itu, mulailah membersihkan rumah supaya bersih dan terasa nyaman saat digunakan untuk beribadah. Gunakan cairan antimikroba untuk memastikan bersih dari bakteri dan virus pembawa penyakit
5. Persiapan jiwa dan spiritual.
Persiapan yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan diri lahir dan batin untuk melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan dengan sebaik-sebaiknya, yaitu dengan hati yang ikhlas dan praktek ibadah yang sesuai dengan petunjuk dan sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassallam
6. Meminta Maaf
Persiapan menyambut Ramadhan yang bisa dilakukan dari sekarang adalah mulai meminta maaf kepada orang-orang terdekat, terutama orang tua dan keluarga. Selain itu, meminta maaf kepada saudara, teman, dan kerabat yang mungkin saja pernah sakit hati atau tersinggung akibat ucapan dan perilaku.
Tetapi cara kita meminta maaf agak berbeda dari ramdhan sebelumnya dengan cara meminta maafnya menggunakan video call atau menja jarak dalam meminta maaf agar kita bisa mencegah terpapar atau penularan Covid-19.
7. Melatih Rasa Sabar, Tenang dan Ikhlas
Tahun ini umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa dalam keadaan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu kita perlu melakukan banyak penyesuaian diri. Perasaan bosan karena harus berdiam diri di rumah, ditambah wabah yang tampaknya masih belum mereda, sementara kita juga akan menyambut bulan suci Ramadhan.
Panduan Menjalankan Ibadah Ramadhan yang di anjurkan pemerintah
Kemenag (Kementrian Agama) Fachrul Razi memberikan surat edaran dalam menjalankan ibadah pada bulan ramadhan tahun ini, di antaranya yaitu:
1. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau buka bersama. Buka puasa bersama di lembaga pemerintahan, swasta, maupun musala ditiadakan.
2. Shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah. Tarawih keliling (tarling) juga tidak diperkenankan.
3. Peringatan turunnya Al Quran atau Nuzulul Quran dengan mengundang penceramah dan massa yang besar ditiadakan.
4. Membaca Al Quran dilakukan dari rumah, sesuai perintah Rasul untuk menyinari rumah.
5. Tidak berdiam diri di masjid/musala selama 10 hari terakhir atau I'tikaf.
6. Pelaksanaan shalat Idul Fitri menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia.
7. Tidak dibenarkan melakukan takbiran keliling, takbir dilakukan di masjid/musala saja.
8. Pesantren kilat boleh dilakukan selama melalui perangkat elektronik.
9. Silaturahim yang biasa dilakukan saat Idul Fitri dilakukan via media sosial atau telepon video saja.
10. Untuk pengumpulan dan penyaluran zakat, diimbau untuk semaksimal mungkin meminimalisir terjadinya kontak fisik dan pengumpulan massa. Proses pengumpulan zakat bisa dilakukan dengan sistem jemput atau transfer perbankan.
Dengan adanya wabah covid-19 ini marilah seluruh kaum muslimin senatiasa memperkuat memperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Jadikanlah bulan Ramadhan kali ini sebagai momentum buat mencari banyak pahala. Dan barangkali dengan adanya wabah ini Allah mengisyaratkan kita kaum muslimin untuk lebih memperbanyak waktu dalam meningkatkan diri dan memperbanyak ibadah kepada-Nya. Dan mari kita berdoa semoga Covid-19 ini segera berlalu, agar kita bisa menjalani Ramadahan dengan tenang dan Khusyu. ***

Sumber Berita :
https://www.goriau.com/berita/baca/menyambut-bulan-suci-ramadhan-disaat-pandemi-covid19.html